kalipaksi dot com

Icon

ruang jurnalisme amatiran: lebih baik menulis daripada tidak

Cicak Berani Lawan Buaya

Di antara hiruk pikuk penahanan mantan pimpinan KPK (non aktif) Bibit Samad Rianto dan Chandra Hamzah, saya ndak mau banyak komentar; juga ndak mau banyak analisis. Sikap saya cuma satu, seperti tergambar pada poster di bawah ini.

4890-cicak
poster ini saya comot dari:  politikana.com

Filed under: parodi, politik , , , , ,

Che Guevara Di antara Kita yang Ambigu

foto dari: Wikipedia

foto dari: Wikipedia

Hari ini 8 Oktober 2009.

Empat puluh dua tahun silam, 8 Oktober 1967, Che Guevara tertangkap. Satu hari kemudian, 9 Oktober 1967, ia dieksekusi secara ‘diam-diam’ oleh seorang sersan Bolivia, Mario Teran. Pria Argentina berdarah campuran Irlandia dan Basque itu gugur, di tempat ia ditembak secara tidak jantan, di sebuah ruang kelas sekolah berdinding tanah liat.

Guevara sosok langka. Sosok tak wajar. Ia orang Argentina tapi menjadi pahlawan Kuba. Ia pengidap asma, ringkih, namun justru memimpin gerilya. Ia orang asing  (Argentina) yang pernah menjadi Menteri di sebuah negara lain (Kuba).  Memang, ia menerima status kewarganegaraan istimewa dari  sahabatnya Fidel Castro. Ia  juga seorang pejabat sebuah negara berdaulat (Kuba), yang kemudian memilih kembali ke hutan untuk memimpin revolusi di negara lain (Bolivia). Fotonya, yang ‘diragadiamkan’ oleh Alberto Korda itu, menjadi foto yang paling  banyak direpro dan dicetak ulang di seluruh di dunia. Ia seorang Guerrillero Heroico. Ia adalah ‘pahlawan’ lintasbangsa.

Read the rest of this entry »

Filed under: Esai, biografi, humanisme, internasional, motivasi, politik, politikana, tokoh , , , ,

Takbir ‘Ied al-Fithri = Mars Tentara Nabi?

Selagi masih dalam suasana Ramadan menjelang Ied al-Fithri, saya jadi ingat sebuah tulisan yang sebenarnya pernah saya tulis di blog saya yang lain di kalipaksi.multiply.com pada dua tahun silam. Tidak ada salahnya, jika jurnal lawas itu saya perbarui di blog ini. Yah, setidaknya dalam momentum yang lebih tepat.

infanteri

Ini tentang takbir Ied, yang berkumandang pada dua hari raya Islam: Ied al-Fithri dan Ied al-Adha. Tentang hal ihwal takbir Ied tersebut, beberapa tahun silam, saya terkesiap ketika mendapati sebuah buku tentang sejarah Nabi (sirah Nabawiyah) yang menulis tentang keterkaitan takbir Ied tersebut dengan peristiwa Fathu Makkah, atau penaklukan kota Mekkah.
Read the rest of this entry »

Filed under: Literatur Islam, corat-coret, darul islam, politik, sunni, syiah

Mengapa Noordin M. Top Menebar Teror di Indonesia, Bukan di Malaysia?!?

Ini tulisan pertama yang ter-posting sejak Mei lalu. Cukup lama, memang. Bukan karena sedang enggan menulis, tapi karena justru sedang tak senggang karena terdera deadline berterusan. Yah, maklum hidup dari menulis.

Satu hal yang kemudian memacu saya hari ini untuk menulis, apalagi jika bukan perkembangan kasus Noordin M Top dan jaringannya.  Apalagi, ketika  Kadiv Humas Polri sudah mengumumkan bahwa Noordin M Top masih hidup.

Bukan apa-apa, press release Polri tersebut kembali memicu kekhawatiran publik bahwa Noordin M Top akan kembali mengguncang tanah pertiwi ini dengan teror-teror bom.  Kekhawatiran itu kemudian diiringi dengan sebuah pertanyaan sumir: mengapa Noordin tak “berjihad” di Malaysia saja, mengapa Mister Ibnu M. Top itu tak meledakkan Menara Petronas saja, misalnya. Mengapa harus mengacak-acak Indonesia? Mengapa tak Malaysia, toh Malaysia adalah purwarupa dari Inggris, salah satu motor Barat?

Jujur, tak sulit sebenarnya untuk menjawab pertanyaan itu, jika saja mengawalinya dari awal keterlibatan Noordin dengan gerakan yang bermuara pada aksi teror itu.

Begini, ketokohan Noordin sebagai gembong teror sebenarnya tidak terlepas dari geliat gerakan Negara Islam Indonesia (NII), yang juga populer dengan sebutan DI/TII (Darul Islam/Tentara Islam Indonesia). Gerakan ini diproklamirkan oleh Sang Imam: Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo (SMK).

Read the rest of this entry »

Filed under: islam progresif, politik, politikana, terorisme