kalipaksi dot com

Icon

ruang jurnalisme amatiran: lebih baik menulis daripada tidak

Wajah Penataan Ruang Kawasan Metropolitan

Category:Books
Author: Sofwan D. Ardyanto (as a copywriter)
JUDUL: Wajah Penataan Ruang Kawasan Metropolitan
Penerbit: Direktorat Penataan Ruang Nasional, Ditjen Penataan Ruang
Tahun: 2008
Halaman: 132 halaman

Ini adalah sebuah resensi tentang salah satu buku, yang pernah saya tulis. Judul buku itu: Wajah Penataan Ruang Kawasan Metropolitan. Dalam proses penulisannya, saya tidak sendirian. Saya, sesungguhnya hanyalah copywriter yang bertugas untuk menterjemahkan visi-visi penataan ruang kawasan metropolitan. Dalam proyek ini, saya berkolaborasi dengan dosen semasa saya dulu menempuh masa-masa perkuliahan. Ia, Ir. Ira Indrayati, MCP. Juga, sahabat karib saya semasa kuliah di Planologi – Institut Teknologi Indonesia, Ir. Budi Haryo Nugroho.

Visualisasi Tata Ruang Metropolitan

“Penataan ruang bukan semata tentang mendesain sebuah tata ruang yang secara spasial mengakomodir segenap kepentingan dan fungsi ruang, tetapi juga tentang harmonisasi antara manusia dan ruang yang ditinggalinya.”

Kota-kota metropolitan di Indonesia, seiring dengan perkembangannya yang semakin pesat pada beberapa dasawarsa terakhir, kini berada dalam level pemanfaatan ruang yang semakin kompleks. Bagaimanapun, kota metropolitan merupakan tumpuan harapan bagi sebagian umat manusia. Metropolitan seolah memiliki magnet tersendiri yang membuat manusia cenderung untuk memadatinya. Kecenderungan itulah yang membuat kawasan metropolitan selalu padat penduduk. Alhasil, seiring dengan semakin padatnya penduduk, bertambah pula kompleksitas pada kawasan itu. Pada akhirnya, kompleksitas yang terus bertambah itu akan memicu bertambahnya persoalan yang harus dihadapi oleh pengelola dan penduduk metropolitan.

Read the rest of this entry »

Filed under: architecture, buku, city, copywriting, fotografi, kota, metropolitan , , ,

Menulis Biografi Menafsir Hidup

Biografi sesungguhnya adalah ikhtiar untuk menafsirkan sebuah kehidupan

Siang ini, saya mencoba mengirimkan anggaran biaya penulisan biografi kepada cucu salah satu aktor S. Bono (orang tua dari aktris Rini S Bono). Dalam budget biaya itu, saya lampirkan sebuah note: saya siap tidak dibayar jika biografi ini minus sponsor.

Mengapa saya mau tidak dibayar?

Read the rest of this entry »

Filed under: copywriting, jurnalisme, sastra ,