kalipaksi dot com

Icon

ruang jurnalisme amatiran: lebih baik menulis daripada tidak

Kiat Surabaya “Melawan” Banjir

Musim penghujan telah tiba. Jakarta pun mulai disesaki dengan genangan air. Banjir adalah momok. Tak hanya bagi Jakarta, tapi juga bagi kota-kota lain. Surabaya merupakan salah satu kota yang tergolong sukses mengantisipasi banjir. Tulisan ini merupakan beberapa kiat kota-kota besar di negeri kita berkelit dari banjir. Ada yang masih berupa ide. Ada yang sudah diterapkan. Ini hanya sebuah catatan, yang pernah dimuat di sebuah majalah bertemakan infrastruktur.

Oh ya, sebagian isi tulisan ini adalah hasil bincang-bincang dengan Cak Bambang DH, Walikota Surabaya, ketika saya ke Surabaya tahun lalu. Thanks Pak Bambang… :-)

Read the rest of this entry »

Filed under: Infrastruktur, Konstruksi, city, kota, metropolitan, sanitasi, tata ruang , , , , , , ,

Ridwan Kamil: Konsultan Bukan Tukang Gambar

Arsitek lulusan Berkeley ini masih tergolong muda. Usianya baru 38 tahun. Namun, reputasinya dalam bidang urban desain tergolong meyakinkan. Bersama perusahaan konsultan Urbane Indonesia, Emil—begitu ia biasa disapa—dipercaya menggarap master plan dan urban design guidelines sebuah kawasan superblok Beijing Financial Street.

Distrik berisi 35 blok itu, dipadati seribu kantor institusi keuangan lokal dan internasional serta dilengkapi fasilitas turis, seperti hotel dan pusat belanja. Selain di Negeri Panda, buah karya Urbane, yang dimotori Ridwan Kamil itu bertebaran di sejumlah negara. Sebut saja Singapura, Hong Kong, Thailand, Vietnam, Mesir, Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat. Menurut sebuah sumber, omset Urbane Indonesia bisa mencapai Rp 8 milyar per tahun. Wow…

Tidak heran, jika nama dosen arsitektur di Institut Teknologi Bandung ini menjadi semacam ikon daru dalam komunitas urban desain di Indonesia. Selain mahir berkreasi, ia juga aktif menulis tentang isu-isu perkotaan.

Atas dasar itulah, Majalah KIPRAH tempat di mana saya ngamen sebagai penulis sekaligus editor mewawancari salah satu penggiat gerakan Green Cities di negeri ini itu. Nah, ini hasil obrolan saya dengan Emil. Semoga bermanfaat.

Read the rest of this entry »

Filed under: Konstruksi, architecture, biografi, city, kota, metropolitan, profesi, tokoh , , , ,

Rancang Bangun Gedung Mahkamah Konstitusi

Author: Sofwan D. Ardyanto & Agung Y. Achmad

Ini adalah buku ketiga yang pernah saya tulis, sebagai seorang copywriter. Sebuah buku yang agak berat. Buku ini semacam bedah gedung sebuah bangunan yang kemudian menjadi kantor Gedung Mahkamah Konstitusi RI.

Pendeskripsian tentang rancang bangun suatu gedung pemerintah seperti Buku Rancang Bangun Gedung Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia ini merupakan tradisi baru, jika bukan yang pertama kalinya.

Read the rest of this entry »

Filed under: Konstruksi, architecture, buku, jurnalisme , , , ,

Memupuk Konstruksi Hijau

Green di mana-mana. Ada yang bilang “mendadak green”, termasuk salah satunya kelahiran istilah green construction, yang juga tidak terlepas dari isu global warming. Green construction punya istilah lokal konstruksi hijau.

Selama ini, sebenarnya konsep konstruksi hijau sudah mulai diterapkan secara parsial oleh pelaku jasa konstruksi di Indonesia. Penerapan intelligent building system atau sistem bangunan cerdas, misalnya, memiliki prinsip-prinsip dasar yang sama dengan konstruksi hijau, yakni: efisiensi penggunaan energi. Bahkan, sebenarnya nilai-nilai konstruksi hijau sudah mulai lama diterapkan, meskipun belum dilakukan secara massal.


“Pemilihan material bangunan alternatif non-kayu hutan seperti kayu kelapa, bisa tergolong sebagai konstruksi hijau,” ungkap Ketua IAI, Endy Subijono.

Pada prinsipnya, konstruksi hijau merupakan respon dari keresahan warga dunia terhadap percepatan penurunan daya dukung bumi akibat laju eksploitasi yang semakin menggila. Kehidupan warga dunia yang semakin modern ternyata berimbas pada kebutuhan energi yang juga semakin meningkat. Juga, kebutuhan atas berbagai material hasil bumi untuk kebutuhan industri. Akibatnya, cadangan berbagai bahan tambang yang menjadi bahan baku penggerak energi seperti minyak bumi pun semakin menipis. Bahkan, khusus pada sektor konstruksi, kebutuhan terhadap kayu sebagai bahan bangunan dan furniture juga dituding sebagai hulu dari fenomena kerusakan hutan di berbagai pelosok dunia. Kombinasi antara gas emisi hasil buangan pembakaran BBM dan daya dukung vegetasi alam untuk menetralisir polusi udara yang semakin menurun itulah, kemudian, yang memicu munculnya pemanasan global (global warming).

Read the rest of this entry »

Filed under: Infrastruktur, Konstruksi, architecture , ,