kalipaksi dot com

Icon

ruang jurnalisme amatiran: lebih baik menulis daripada tidak

Tak Jadi Tentara, Buat Kapal untuk Tentara

ADWIN 03

Adwin Suryohadiprojo (foto by: sofwan)

Adwin Haryanto Suryohadiprojo

Setelah hampir full time sekolah hingga meraih gelar doktor di Negeri Paman Sam, DR. Ir. Adwin Haryanto Suryohadiprojo, MBA, baru mengawali karir profesionalnya pada tahun 1991 di PT. PAL Indonesia. Jabatan pertamanya, sebagai seorang production planner. Tujuh tahun kemudian, sosok yang sudah mulai dilirik BJ Habibie sejak masih kuliah di Amerika ini, sudah duduk di kursi Direktur Utama PT. PAL Indonesia pada usia yang relatif masih sangat muda, 39 tahun. Ia menduduki jabatan itu selama sembilan tahun (1998-2007), jauh lebih lama dari perjalanan karirnya menuju jabatan puncak itu, yang hanya tujuh tahun.

Usianya baru 39 tahun ketika dilantik sebagai Direktur PT. PAL Indonesia. Jelas, pasti ada yang spesial dengan orang ini. Terlebih, perusahaan milik negara yang dipimpinnya, merupakan bagian dari proyek industri strategis yang dicanangkan BJ Habibie. Catatan rapor biru lainnya, di bawah kendalinya, BUMN yang bermarkas di Surabaya ini berhasil menangguk laba. Meski, ia selalu berkilah, “ini kerja tim, bukan semata lantaran saya seorang.”

Read the rest of this entry »

Filed under: biografi, bisnis, manajemen, tokoh , , , , , , ,

Pengelap Kaca Kantor yang Kini Direktur PDAM

Rahmatullah, Direktur Umum PDAM Bandarmasih di Banjarmasin

Rahmatullah, Direktur Umum PDAM Bandarmasih di Banjarmasin

Ini cerita tentang seorang sahabat di Banjarmasin. Unik tapi mengesankan.  Ceritanya, ketika itu PDAM Bandarmasih milik Kota Banjarmasin baru saja memiliki se­orang Direktur Umum yang baru. Seorang pria yang sangat bersahaja. Bahkan, lantaran kebersahajaannya itu, banyak ‘orang penting’ di Banjar­masin tak yakin bahwa ia adalah seorang Direktur Umum PDAM Ban­dar­masih. Ya, se­buah PDAM dengan prestasi segu­dang.

Pria bersahaja itu memiliki nama Rahmatullah, SE. Suatu ketika, seo­rang pejabat pada sebuah instansi yang berkedudukan di Banjar­masin melayangkan komplain. “To­long cek aliran air di rumah kami, se­pertinya bermasalah,” pinta pejabat tersebut. Rahmatullah, yang ketika itu baru saja dilantik sebagai Direktur Umum, memutuskan untuk ikut turun ke lapangan bersama beberapa staf lapangan.

Tapi, ia tak memberi tahu jati dirinya, yang seorang Direktur Umum. Sebagai ‘mantan’ orang lapangan, kompetensi Rahmatullah melayani komplain pelanggan jelas sudah sangat teruji. Tentu saja, sesuai prosedur standar.

Read the rest of this entry »

Filed under: manajemen, motivasi, politik, tokoh , , , , , ,