
Iseng-iseng setel DVD. Putar film yang sudah agak basi (tahun 2004), judulnya: The Prince and Me”. Ulasannya, begini:
Seorang mahasiswi Fakultas Kedokteran berlibur ke kampung halamannya di sebuah wilayah pertanian di negara bagian Ohio, Amerika. Ayah mahasiswi itu mengelola kebun gandum seluas 400 hektare. Di samping rumah, berdiri tiga buah bangunan besar: garasi, gudang dan kandang sapi. Di garasi, parkir berbagai mesin pertanian. Read the rest of this entry »
Filed under: bisnis, pertanian , pertanian, film, agropolitan
Seorang mahasiswi Fakultas Kedokteran berlibur ke kampung halamannya di sebuah wilayah pertanian di negara bagian Ohio, Amerika. Ayah mahasiswi itu mengelola kebun gandum seluas 400 hektare. Di samping rumah, berdiri tiga buah bangunan besar: garasi, gudang dan kandang sapi. Di garasi, parkir berbagai mesin pertanian.

Paige, nama mahasiswi itu, masih mempunyai dua orang adik lelaki remaja koboy yang masih duduk di tingkat bangku sekolah menengah. Hamparan luas kebun gandum sampai ke cakrawala, sejauh mata memandang. Lahan gandung milik keluarga Paige menyatu dengan ribuan hektare lahan milik keluarga-keluarga lain. Rumah-rumah petani hanya satu dua saja terlihat. Itu pun terpisah-terpisah. Sepulang dari sekolah, kedua adik Paige membantu sang ayah mengontrol ladang gandum yang luas. Lain waktu mereka memerah susu, sesekali dengan cara manual sesekali dengan alat bantu mesin pemerah susu. Kotoran-kotoran sapi mereka kumpulkan. Sepekan sekali kotoran-kotoran itu akan dijemput truk sebuah perusahaan pengolah pupuk kandang yang keliling kampung mengumpulkan kotoran-kotoran pupuk yang sudah dikumpulkan para petani.
Read the rest of this entry »
Filed under: corat-coret, pertanian , pertanian, agropolitan