November 13, 2009 • 8:36 pm

Umar Juoro
Banyak orang bertanya-tanya ketika mengetahui bahwa Umor Juoro yang dikenal sebagai pengamat ekonomi itu ternyata seorang sarjana Fisika jebolan ITB. Demikianlah adanya. Publik terlanjur mengenal Umar Juoro sebagai ekonom. Lantaran itu, banyak orang menyangka ia adalah lulusan Fakultas Ekonomi. Termasuk, kalangan jurnalis di negeri ini yang sering meminta analisisnya. Selain sebagai cendekiawan, Umar yang pernah menjadi anggota Dewan Pakar ICMI itu kini juga tercatat sebagai Komisaris Bank Internasional Indonesia.
Read the rest of this entry »
Filed under: biografi, sains, tokoh , biografi, ekonomi, tokoh, umar juoro
Agustus 23, 2009 • 3:04 pm

belajar ilmu falak di pesantren sirojul hannan
Sehabis menulis jurnal tentang kegelisahan saya terhadap fenomena 1 Ramadan dan 1 Syawal yang sering menimbulkan perdebatan, saya pikir ada bagusnya juga berbagi tulisan tentang ilmu falak yang pernah saya tulis beberapa tahun silam. Saya masih ingat betul, ketika tulisan itu dibuat, saya juga sedang gelisah dengan ribut-ribet perbedaan 1 Syawal.
Memang, jika kemudian, jurnal ini ada kaitannya dengan sebuah pesantren di Kudus, sungguh itu semata sebuah subyektivitas karena kebetulan saya lahir di kota itu.
Di kota Kudus ini bertebaran pesantren yang menjadikan pengajaran ilmu falak atau ilmu perbintangan sebagai kurikulum tambahan. Setelah era K.H. Turaichan, salah seorang ahli falak terkemuka Indonesia asal Kudus, tradisi pengajaran ilmu falak tetap lestari. Bahkan santri-santri alumni K.H. Turaichan Adjuri—dan beberapa kiyai ahli ilmu falak lain dari Kudus—juga membuka pesantren yang rata-rata memasukkan ilmu falak sebagai salah satu bagian kurikulumnya.
Read the rest of this entry »
Filed under: Literatur Islam, corat-coret, edukasi, pesantren, sains , ilmu falak, pesantren
Februari 24, 2009 • 3:46 am
Prof. Dr. Ir. Marsudi W. Kisworo
- Pembantu Rektor/ Pro Rector Swiss German University Asia
- Direktur Eksekutif DPP Partai Amanat Nasional
- Trainer/Motivator

Reputasi akademik Marsudi Kisworo sudah teruji sejak ia masih duduk di bangku sekolah dasar. Konon, ketika itu, ia adalah pelajar terpandai di kotanya. Reputasi itu berlanjut hingga di Institut Teknologi Bandung. Selama kuliah, ia hanya meraih satu C, selebihnya A dan B.
Di kalangan ITB angkatan 78, Marsudi tampil sebagai orang pertama yang meraih gelar Profesor, bahkan profesor bidang Information Technology (IT) pertama di Indonesia (tahun 2002). Sebagai akademisi, Marsudi terlibat dalam pendirian Universitas Paramadina. Ia juga terlibat dalam penyusunan dasar-dasar kurikulum akademik STMIK (kini Universitas) Bina Nusantara (Binus). Ternyata, Marsudi sudah bercita-cita menjadi Profesor sejak ia masih duduk di bangku SMP. Seperti apa kisahnya? ***
Read the rest of this entry »
Filed under: edukasi, profesi, sains, tokoh , biografi, tokoh